Senin, 29 Juli 2013

PENGALAMAN BODOR WAKTU SD YANG ADA IBROHNYA… (#jgnmenilai tokoh utama berdasarkan yg kalian baca)





Aneh, tiba2 tadi malam mimpi tentang masa2 SD, ketemu lagi dengan semua teman2 SD ku, teringat dengan guru2 ku, mungkin karena kemaren sempat ketemu guru SD juga kali ya jd kebayang2, seperti apa ya mereka sekarang, sudah lama sekali gk ketemu  hampir lupa muka2nya.
Apakabar kawannnnn?
Aku yg SD itu bagaimana ya?
Malu klo ingat itu, berputar kembali ke beberapa tahun silam ahhhh
Pipi waktu SD = Anak Minder, Pemalu, pendiam, pemalas, tukang nyontek, bodoh dan hampir selalu dapat rangking 30 an, nakal banget smpe pernah di tampar kepala sekolah, hampir selalu dimarahin sama guru dan berdiri di depan kelas krn hampir selalu gk ngerjain PR
Gk ada bagus2 nya ya
Aku emank ngerasa waktu itu hanya anak yg bodoh yg tak bisa apa2.
Hampir selalu dibandingkan dgn kakakku yg bisa di bilang bintang kelas, rajin, pintar, banyak teman, dan selalu rangking 1 haha, langit dan bumi ya..
Semua itu terjadi sampai aku kelas 5.

Selasa, 02 Juli 2013

KuLIAH Lagiii???



KuLIAH Lagiii???
Keputusan yang akhirnya ku ambiil...
oke pilih mana ya jurusannya:
a. Business and Management
b. Toursm & event management
c. Leisure and Tourism Management
d.       Marketing 
e. Business communication
f. HRD
g. Design grphic

   masih ada waktu smpe oktober untuk mikir itu, sekarang belajr dulu aja... GanBAtteeee!!!!

Kamis, 27 Januari 2011

Aku Tidak Lebih Dulu ke Surga

Aku
Tidak Lebih Dulu
ke Surga
A

ku tidak tahu dimana berada. Meski sekian banyak manusia berada disekelilingku, namun aku tetap merasa sendiri dan ketakutan. Aku masih bertanya dan terus bertanya, tempat apa ini, dan buat apa semua manusia dikumpulkan. Mungkinkah, ah aku tidak mau mengira-ngira.
Rasa takutku makin menjadi-jadi, tatkala seseorang yang tidak pernah kukenal sebelumnya mendekati dan menjawab pertanyaan hatiku. "Inilah yang disebut Padang Mahsyar," suaranya begitu menggetarkan jiwaku. "Bagaimana ia bisa tahu pertanyaanku," batinku. Aku menggigil, tubuhku terasa lemas, mataku tegang mencari perlindungan dari seseorang yang kukenal.
Kusaksikan langit menghitam, sesaat kemudian bersinar kemilauan. Bersamaan dengan itu, terdengar suara menggema. Aku baru sadar, inilah hari penentuan, hari dimana semua manusia akan menerima keputusan akan balasan dari amalnya selama hidup didunia. Hari ini pula akan ditentukan nasib manusia selanjutnya, surgakah yang akan dinikmati atau adzab neraka yang siap menanti.